@ denidi.com
Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan

Ternyata Kapur Tulis Lebih Aman Daripada Spidol

Papapn tulis hijau

Bermodal dari rasa penasaran ane : Mengapa di ruang kuliah ane (Gedung JICA FPMIPA UPI) masih menggunakan kapur tulis, sementara fakultas lain menggunakan spidol ? Kesannya terlihat kuno dan gak modern. Tapi di negara maju Seperti Jepang dan Amerika justru menggunakan kapur tulis lho. Tambah penasaran lagi ane nih. Setelah diusut ternyata fakta menjelaskan bahwa spidol lebih berbahaya ketimbang kapur tulis . Mengapa demikian?

Sebagian besar sekolah bahkan universitas di Indonesia sekarang jarang yang memakai kapur tulis. Alasannya adalah kapur tulis dianggap kotor, berdebu dan dapat membahayakan kesehatan. Tapi pada dasarnya bahan kapur tulis tidaklah beracun. Bahan kapur tulis sendiri terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam. Partikel kapur tergolong besar sehingga untuk orang yang alergi terhadap debu mungkin akan menganggu seperti bersin dan batuk. Tapi partikel kapur ini tidak masuk ke dalam paru-paru. Karena ukuran partikelnya yang relatif besar, maka debu kapur akan disaring oleh bulu hidung kita . Terus bagaimana dengan spidol?

Spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia berbahaya yaitu xylene. Bahan inilah yang menimbulkan aroma khas pada spidol. Partikelnya yang lebih kecil daripada kapur memungkinkan masuk ke dalam tubuh. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit. Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan .

Untuk menghindari bahaya tersebut, jangan gunakan spidol terlalu dekat dan dalam jangka waktu yang lama. Tapi sekarang sudah banyak spidol yang bebas dari bahan kimia berbahaya kok. Tinggal kita aja yang pinter-pinter memilih spidol yang bagus. Tapi ane sendiri lebih senang pake kapus tulis dan papan tulis yang berwarna hijau tua atau greenboard (kayak papan tulis di jepang) karna warnanya yang kontras dan jelas , kalau pake whiteboard dan spidol kadang-kadang suka silau dengan cahaya ketika duduk di pinggir kelas .

Semoga tulisan ane bisa menambah pengetahuan kita. Terima kasih .

Ternyata Kapur Tulis Lebih Aman Daripada Spidol

Papapn tulis hijau

Bermodal dari rasa penasaran ane : Mengapa di ruang kuliah ane (Gedung JICA FPMIPA UPI) masih menggunakan kapur tulis, sementara fakultas lain menggunakan spidol ? Kesannya terlihat kuno dan gak modern. Tapi di negara maju Seperti Jepang dan Amerika justru menggunakan kapur tulis lho. Tambah penasaran lagi ane nih. Setelah diusut ternyata fakta menjelaskan bahwa spidol lebih berbahaya ketimbang kapur tulis . Mengapa demikian?

Sebagian besar sekolah bahkan universitas di Indonesia sekarang jarang yang memakai kapur tulis. Alasannya adalah kapur tulis dianggap kotor, berdebu dan dapat membahayakan kesehatan. Tapi pada dasarnya bahan kapur tulis tidaklah beracun. Bahan kapur tulis sendiri terbuat dari kalsium karbonat, yaitu bentuk olahan dari batu kapur alam. Partikel kapur tergolong besar sehingga untuk orang yang alergi terhadap debu mungkin akan menganggu seperti bersin dan batuk. Tapi partikel kapur ini tidak masuk ke dalam paru-paru. Karena ukuran partikelnya yang relatif besar, maka debu kapur akan disaring oleh bulu hidung kita . Terus bagaimana dengan spidol?

Spidol yang dianggap bersih, tak berdebu dan aman ternyata mengandung bahan kimia berbahaya yaitu xylene. Bahan inilah yang menimbulkan aroma khas pada spidol. Partikelnya yang lebih kecil daripada kapur memungkinkan masuk ke dalam tubuh. Bahan kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit. Beberapa merek spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan .

Untuk menghindari bahaya tersebut, jangan gunakan spidol terlalu dekat dan dalam jangka waktu yang lama. Tapi sekarang sudah banyak spidol yang bebas dari bahan kimia berbahaya kok. Tinggal kita aja yang pinter-pinter memilih spidol yang bagus. Tapi ane sendiri lebih senang pake kapus tulis dan papan tulis yang berwarna hijau tua atau greenboard (kayak papan tulis di jepang) karna warnanya yang kontras dan jelas , kalau pake whiteboard dan spidol kadang-kadang suka silau dengan cahaya ketika duduk di pinggir kelas .

Semoga tulisan ane bisa menambah pengetahuan kita. Terima kasih .

Download Wallpaper WALL-E


Pada tau kan film WALL-E? Masa gak tau? Oke deh, ane kasih tau bagi yang belum tau aja nih ye. Film WALL-E adalah salah satu film animasi produksi Disney. Ane juga gak tau film ini termasuk ke dalam kategori film apa. Anak-anak atau dewasa ampe sekarang ane juga masih bingung.

Ane juga udah lama nonton nih film, jadi lupa-lupa ingat gitu. Ceritanya nih, kalo gak salah yah di planet bumi udah banyak ama sampah . Gak ada kehidupan pokoknya. Kecuali ada sebuah robot yang namanya si WALL-E (dibaca wolli) dan seekor kecoak. Si robot ini adalah robot yang kerjanya membereskan sampah menjadi bentuk kotak-kotak. Singkat cerita, ada kapal ruang angkasa mendarat di bumi kemudian menurunkan sebuah robot modern (EVE) yang bertugas mencari tanaman yang masih tersisa di bumi. Kemudian mungkin karena si WALL-E kesepian udah bertahun-tahun, dia jatuh cinta sama si EVE .

Di Skip aja yah biar cepet . Akhirnya si EVE berhasil menemukan tanaman di bumi dan langsung di bawa ke luar angkasa. Ternyata di dalam kapal ruang angkasa tersebut ada kehidupan manusia yang sangat tergantung ama teknologi. Semuanya dikerjakan otomatis oleh robot . Sehingga badan manusia pun berbentuk jadi gendut, aneh deh . Kemudian si kapten kapal berencana untuk kembali lagi ke bumi karena sudah menemukan tanaman yang diperlukan di bumi. Di sini terjadi konflik, karena semua robot di dalam kapal tersebut disetting oleh kapten kapal terdahulu untuk tidak kembali ke bumi. Endingnya manusia kembali lagi ke bumi dan hidup damai .

Cukup segitu sinopsisnya, kalo masih penasaran tonton aja filmnya . Sebagai kenang-kenangan ane kasih WALLPAPER WALL-E buat jadi desktop wallpaper di laptop/komputer biar keren . Dan pelajaran yang dapat diambil dari film WALL-E ini adalah:

1. Jangan buang sampah sembarangan;
2. Jangan merusak alam & bumi;
3. Gunakan teknologi dengan bijak, jangan tergantung dengan teknologi;
4. Hemat energi;
5. Cinta itu buta ;
6. Yang lainnya cari sendiri yah..

Klik di sini buat DOWNLOAD WALLPAPER WALL-E

Sekian dulu, terima kasih .

Download Wallpaper WALL-E


Pada tau kan film WALL-E? Masa gak tau? Oke deh, ane kasih tau bagi yang belum tau aja nih ye. Film WALL-E adalah salah satu film animasi produksi Disney. Ane juga gak tau film ini termasuk ke dalam kategori film apa. Anak-anak atau dewasa ampe sekarang ane juga masih bingung.

Ane juga udah lama nonton nih film, jadi lupa-lupa ingat gitu. Ceritanya nih, kalo gak salah yah di planet bumi udah banyak ama sampah . Gak ada kehidupan pokoknya. Kecuali ada sebuah robot yang namanya si WALL-E (dibaca wolli) dan seekor kecoak. Si robot ini adalah robot yang kerjanya membereskan sampah menjadi bentuk kotak-kotak. Singkat cerita, ada kapal ruang angkasa mendarat di bumi kemudian menurunkan sebuah robot modern (EVE) yang bertugas mencari tanaman yang masih tersisa di bumi. Kemudian mungkin karena si WALL-E kesepian udah bertahun-tahun, dia jatuh cinta sama si EVE .

Di Skip aja yah biar cepet . Akhirnya si EVE berhasil menemukan tanaman di bumi dan langsung di bawa ke luar angkasa. Ternyata di dalam kapal ruang angkasa tersebut ada kehidupan manusia yang sangat tergantung ama teknologi. Semuanya dikerjakan otomatis oleh robot . Sehingga badan manusia pun berbentuk jadi gendut, aneh deh . Kemudian si kapten kapal berencana untuk kembali lagi ke bumi karena sudah menemukan tanaman yang diperlukan di bumi. Di sini terjadi konflik, karena semua robot di dalam kapal tersebut disetting oleh kapten kapal terdahulu untuk tidak kembali ke bumi. Endingnya manusia kembali lagi ke bumi dan hidup damai .

Cukup segitu sinopsisnya, kalo masih penasaran tonton aja filmnya . Sebagai kenang-kenangan ane kasih WALLPAPER WALL-E buat jadi desktop wallpaper di laptop/komputer biar keren . Dan pelajaran yang dapat diambil dari film WALL-E ini adalah:

1. Jangan buang sampah sembarangan;
2. Jangan merusak alam & bumi;
3. Gunakan teknologi dengan bijak, jangan tergantung dengan teknologi;
4. Hemat energi;
5. Cinta itu buta ;
6. Yang lainnya cari sendiri yah..

Klik di sini buat DOWNLOAD WALLPAPER WALL-E

Sekian dulu, terima kasih .

Sejarah berdirinya TV Nasional di Indonesia

Stasiun televisi di Indonesia ada sejak berdirinya TVRI pada 1962 silam . Selama 27 tahun, penduduk Indonesia hanya bisa menyaksikan satu saluran saja. Namun pada tahun 1989, Pemerintah akhirnya mengizinkan RCTI sebagai stasiun televisi swasta nasional pertama di Indonesia, meski hanya penduduk yang mempunyai antena parabola dan dekoderlah yang dapat menyaksikan RCTI, walaupun pada akhirnya dibuka untuk masyarakat mulai tanggal 21 Maret 1992 di Bandung.

1. TVRI (1962)

Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia, yang mengudara pada tanggal 23 Agustus 1962. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.TVRI juga memiliki Programa 2 Jakarta, pada saluran/chanel 8 VHF. Programa 2 mulai mengudara pada April 1989 dengan acara tunggal siaran berita bahasa Inggris dengan nama Six Thirty Report selama setengah jam pukul 18.30 WIB, di bawah tanggung jawab bagian Pemberitaan.

2. RCTI (1989)


RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989.

3. MNCTV (1991)


MNCTV (dahulu bernama TPI) adalah stasiun televisi swasta Indonesia yang mengudara secara terestrial dari Jakarta. Namanya yang sekarang dipergunakan sejak 20 Oktober 2010. TPI pertama kali mengudara pada 1 Januari 1991 selama 2 jam dari jam 19.00-21.00 WIB. TPI diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1991 di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat. Pada awal pendiriannya tahun 1991 TPI hanya ingin menyiarkan siaran edukatif saja. Saat itu TPI hanya mengudara 4 jam.

4. SCTV (1993)


SCTV (awalnya singkatan dari Surabaya Central Televisi Indonesia) mengudara pertama kali pada tanggal 24 Agustus 1990 di Surabaya, Jawa Timur, dengan jangkauan wilayah Surabaya dan sekitarnya (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan). Pada tahun 1991, pancaran siaran SCTV meluas mencapai Bali dan sekitarnya. Sejak itu kepanjangan SCTV menjadi Surya Citra Televisi Indonesia. Pada tanggal 1 Januari 1993, berbekal SK Menteri Penerangan No. 111/1992, SCTV mengudara secara nasional.

5. ANTV (1993)


antv (dieja Anteve, singkatan dari Andalas Televisi). antv didirikan pada 1 Januari 1993 sebagai stasiun televisi lokal di kota Lampung. Tanggal 18 Januari 1993 antv mendapat izin siaran nasional melalui Keputusan Menteri Penerangan RI No. 04A/1993. Sepuluh hari setelah izin tersebut keluar antv mengudara secara nasional. Studio antv yang semula berada di Lampung dipindahkan ke Jakarta.

6. INDOSIAR (1995)


INDOSIAR diluncurkan pada 11 Januari 1995. Bentuk logo Indosiar yang sangat mirip dengan bentuk logo Televisi Broadcasts Limited, Hongkong. Indosiar pada awalnya memang banyak manayangkan drama-drama Hongkong. Contohnya serial Return of The Condor Heroes yang dibintangi oleh Andy Lau, To Liong To yang dibintangi oleh Tony Leung. Keduanya cukup populer di kalangan penonton.

7. MetroTV (2000)


PT Media Televisi Indonesia merupakan anak perusahaan dari Media Group, suatu kelompok usaha media yang dipimpin oleh Surya Paloh, yang juga merupakan pemilik surat kabar Media Indonesia. PT Media Televisi Indonesia memperoleh izin penyiaran atas nama "MetroTV" pada tanggal 25 Oktober 1999. Pada tanggal 25 November 2000, MetroTV mengudara untuk pertama kalinya dalam bentuk siaran uji coba di 7 kota. Pada awalnya hanya bersiaran 12 jam sehari, sejak tanggal 1 April 2001, MetroTV mulai bersiaran selama 24 jam. Dari awalnya memulai operasi dengan 280 orang karyawan, saat ini MetroTV mempekerjakan lebih dari 900 orang, sebagian besar di ruang berita dan daerah produksi.

8. Trans 7 (2001)


Trans7 berdiri dengan nama TV7 berdasarkan izin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000 yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh Kelompok Kompas Gramedia (KKG). Keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Pada 4 Agustus 2006, Para Group melalui PT Trans Corpora resmi membeli 49% saham PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Dengan dilakukannya re-launch pada tanggal 15 Desember 2006, tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Trans7.

9. Trans TV (2001)


Trans TV memperoleh ijin siaran didirikan pada tanggal 1 Agustus 1998 Trans TV mulai resmi disiarkan pada 10 November 2001 meski baru terhitung siaran percobaan, Trans TV sudah membangun Stasiun Relai TV-nya di Jakarta dan Bandung. Siaran percobaan dimulai dari seorang presenter yang menyapa pemirsa pukul 19.00 WIB malam. Trans TV kemudian pertama mengudara mulai diluncurkan diresmikan Presiden Gus Dur sejak tanggal 15 Desember 2001 sejak sekitar pukul 19.00 WIB Malam, TRANS TV memulai siaran secara resmi.

10. TV One (2002)


tvOne (sebelumnya bernama Lativi) adalah sebuah stasiun televisi swasta Indonesia. Stasiun televisi ini didirikan pada tanggal 9 Agustus 2002 oleh pengusaha Abdul Latief. Pada saat itu, konsep penyusunan acaranya adalah banyak menonjolkan masalah yang berbau klenik, erotisme, berita kriminalitas dan juga tayangan yang kontroversial yaitu SMACKDOWN, serta beberapa hiburan ringan lainnya. Sejak tahun 2006, sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Grup Bakrie yang juga memiliki Stasiun Televisi antv.

11. Global TV (2002)


Global TV diluncurkan pada tanggal 5 Oktober 2002 di Jakarta dan dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki RCTI dan MNCTV. Stasiun ini pada awalnya didirikan untuk merelay acara-acara MTV Asia, yang sebelumnya direlay melalui antv, namun pada perkembangannya juga menyiarkan acara-acara non-MTV dengan pembagian 8 jam untuk Global TV, 8 jam untuk MTV dan 8 jam untuk Nickelodeon yang juga pernah ditayangkan di antv. Pada awalnya pula, kartun jenis Nickelodeon adalah kartun yang banyak di Global TV, namun sekarang juga menyiarkan kartun non-Nickelodeon, termasuk anime.